Sepekan ke Depan Pantai Selatan DIY Diperkirakan Berpotensi Terjadi Badai Tropis Djongdari

166

YOGYAKARTA, KAMIS PAHING – Enam hari ke depan BMKG memperkirakan terjadi perbedaan tekanan udara yang signifikan antara belahan bumi bagian utara dan selatan. Hal tersebut berdampak pada peningkatan kecepatan angin, hingga lebih dari 35 km/jam dan peningkatan tinggi gelombang laut di pesisir Selatan Yogyakarta.

Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta Agus Sudaryatno, S.Kom. M.M. menyatakan, berdasarkan update dinamika atmosfer terakhir tanggal 25 Juli 2018 pukul 17.30 WIB, terpantau Tropical Storm (Badai Tropis) JONGDARI (998 hPa) di belahan bumi bagian Utara, di Samudera Pasifik timur Filipina.

JONGDARI bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 11 km/jam memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar pusatnya 65 km/jam. Pusat tekanan tinggi di belahan bumi bagian selatan terjadi di sekitar timur Australia (1023 hPa).

“Prakiraan tinggi gelombang laut tanggal 26/7 3.5 – 5.0 meter, tanggal 27/7 2.5 – 3.5 meter, tangal 28/7 3.0 – 5.0 meter, tanggal 29/7 3.5 – 5.0 meter, tanggal 30/7 3.0 – 5.0 meter dan tanggal 31/7 2.0 – 3.0 meter,” rinci Agus Sudaryatno (25/07).

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem, BMKG DIY mengeluarkan imbauan pada masyarakat.

Pertama, waspadai peningkatan kecepatan angin dan ketinggian gelombang laut terutama masyarakat yang beraktifitas di sekitar pantai, baik nelayan juga wisatawan yang berada di sepanjang pantai Selatan Yogyakarta.

Kedua, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, nelayan sementara waktu dihimbau agar tidak melaut. Wisatawan dihimbau untuk tidak mandi di laut hingga tinggi gelombang laut kembali normal.

Selebihnya Agus menyampaikan, masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG DIY membuka layanan informasi cuaca 24 jam, melalui Call center 0274-2880151/52, atau Follow @StaklimJogja. (Agung/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.