Serangan Hama Jamur Pusingkan Petani

254

PALIYAN-MINGGU WAGE | Awal tahun baru 2021, petani di Kalurahan Pampang, Kapanewon Paliyan Gunungkidu, dipusingkan dengan serangan jamur padi. Hama jenis jamur tersebut menyebabkan tanaman khususnya padi menjadi kerdil dan bahkan layu. Akibatnya petani padi di daerah ini terancam gagal panen.

Serangan ini mulai terjadi sejak dua pekan terakhir dan terus menyebar. Setidaknya sekitar 10 hektar tanaman padi terserang hama jamu.

Para petani mengaku, serangan jamur seperti ini baru terjadi kali pertama, dimana tanaman padi yang terserang jenis jamur ini menjadi lebih kerdil dari padi normal. Selain itu, tanaman mengering hingga akhirnya mati layu.

“Saya kebinggungan untuk mengantisipasi serangan jamur, mungkin ini juga karena akibat perubahan cuaca yang ekstrem sejak beberapa minggu terakhir,” kata Sarjinem salah seorang petani, pada Minggu, (03/01/2021) siang.

Jika jamur ini tidak teratasi secara maksimal, menurutnya, akan menyebabkan para petani terancam gagal panen.

Bahkan, Sarjinem berujar, ancaman gagal panen tersebut diprediksi hingga mencapai lima puluh persen.

Terpisah, Lurah Pampang mengaku, bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait problema petani menghadapi serangan hama jamur.

Pihak Pemerintah Kalurahan, dikatakan Lurah Pampang, telah berkoordnasi dengan dinas setempat. Ia pun berharap, beberapa waktu kedepan dapat diadakan semprot masal dengan pestisida organik.

“Harapan saya semoga ini dapat diantisipasi agar ancaman gagal panen bisa diminimalisir,” ujarnya. (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.