Serentak Operasi Zebra Progo 2021 Dilaksanakan, Ini Yang Harus Diketahui Pengguna Jalan

1359

WONOSARI-SENIN KLIWON | Pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2021 dilaksanakan serentak se Indonesia, mulai hari ini, Senin, 15-28 November 2021.

Dalam giat tersebut Polda DIY melibatkan 980 personil dengan mengedepankan kegiatan edukatif, preemtif dan preventif persuasif humanis guna tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas untuk menerapkan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.I.K.,M.T menjelaskan, Pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2021 dilaksanakan guna meminimalisir dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di masa Pandemi.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan, lalu lintas mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan, sehingga dibutuhkan adanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas.

Hal tersebut menurut Kapolres Gunungkidul masih sering diabaikan bahkan terkadang tidak dianggap penting oleh sebagian besar pengguna jalan, sehingga jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya masih relatif tinggi, termasuk di wilayah hukum Polda DIY.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Ditlantas Polda DIY selama bulan Januari s/d bulan Oktober Tahun 2021, untuk jumlah pelanggaran Lalu lintas yang terjadi sebanyak 67.528 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 30.443 dan teguran sebanyak 37.085. Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas sebanyak 4.366 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 448 orang.

“Adanya Operasi Zebra merupakan sarana cipkon sebelum menghadapi Perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022,” ungkap Aditya, Senin, (15/11/2021).

Kapolres juga menekankan, agar jajarannya mempersiapkan perencanaan disetiap kegiatan dengan teliti, terukur dan dengan penuh rasa tanggung jawab serta melaksanakan pengawasan, pengendalian dan evaluasi agar tidak terjadi komplain dari masyarakat.

“Laksanakan dan publikasikan kegiatan yang positif selama operasi dan hindari tutur kata tindakan yang dapat merusak citra Polri di masyarakat. Saya harapkan agar Anggota selalu menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas, tanamkan para diri kita, stop pelanggaran,” tutup Aditya. (Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.