PEMERINTAHAN

Soal Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemda Tidak Boleh Leha-Leha

Hari Raya Iedul Fitri 1442 H yang jatuh pada tanggal 13 Mei 2021 telah lewat. Pemerintah Pusat memberlakukan aturan larangan mudik, tetapi dalam skala tertentu, membawa dampak positif bagi upaya pemulihan ekonomi masyarakat.

Sugeng Nurmanto, Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Gunungkidul menyatakan, setelah Lebaran berlalu Pemda Gunungkidul tidak boleh leha-leha.

Ramadhan dan Idul Fitri memberikan kontribusi yang tidak kecil terhadap perputaran ekonomi di daerah sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Setidaknya tampak geliat di sektor pariwisata dan UKM. Terbukti bahwa pertumbuhan ekonomi yang minus di tahun 2020, berdasar info telah berhasil menjadi positif di tahun 2021.

Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana dengan pasca Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri sementara kondisi Covid-19 belum berlalu.

“Tentu kerja keras dan kreatifitas Pemda sangat dibutuhkan di momentum pasca lebaran ini” terang Sugeng Nurmanto, Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Gunungkidul, 20-5-2021.

Dia menyampaikan dalam mempertahankan dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi daerah, sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan, Perbankan, pelaku usaha, dan Pemerintah Daerah perlu ditingkatkan.

Pemda, kata Sugeng, perlu mempercepat realisasi program kegiatan yang sudah direncanakan, sehingga serapan anggaran Pemerintah Daerah dapat menjadi sebagian dari stimulus pertumbuhan ekonomi daerah.

Di samping itu, lanjutnya, Pemerintah Daerah harus proaktif dalam membangun kerjasama dan sinergi dengan berbagai kalangan, termasuk dalam optimalisasi program yang dicanangkan berbagai pihak.

Seperti misal program yang dicanangkan Bank Indonesia berupa Program Siwignyo (Sinergi Pariwisata Ngayogyokarto) yang bertujuan mempercepat pemulihan dan reaktivasi pariwisata.

Program Semar (Smart Traditional Market) yang bertujuan pengembangan UMKM berdaya saing dan digitalisasi pasar.

Program Kopi Joss (Koordinasi Pengendalian Inflasi Jogja Sekitarnya) yang bertujuan pengendalian inflasi dengan pembangunan big data inflasi, pengembangan pilot proyek ketahanan pangan dan digitalisasi pertanian.

“Seperti apa dan sejauh mana Pemda memanfaatkan Program-Program di atas, kami dorong. Pemda jangan leha leha. Sekarang ini kita butuh kerja luar bisa. Bukan kerja bisa”, pungkas Sugeng Nurmanto. (Bambang Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Hari Jadi Karangasem, Puluhan UMKM Gelar Bazar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…

2 hari ago

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

4 hari ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

7 hari ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

2 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

3 minggu ago