Sekurang-kurangnya 42 anggota Solidaritas hadir dipandu Kades Logandeng, Suhardi. Hadir pula motor penggerak Solidaritas, Sutiyono, Kades Banyusoco.
Sebelum waktu berbuka tiba, Sutiyono menyatakan, melayani masyarakat tidak semudah yang diperkirakan orang. Ganjalan serta kendala muncul di dalam proses perjalanan.
Diantaranya, demikian Sutiyono menyebutkan, Peraturan Bupati yang merupakan juklak dan juknis jalannya pemerintahan desa, tidak jarang di dalamnya ada aspek yang memperlambat prosesi, baik pelayanan maupun pelaporan.
“Kami sudah salurkan aspirasi lewat dengar pendapat dengan anggota DPRD. Tujuannya sederhana, agar Perbup yang memperlambat jalannya Pemerintahan Desa diubah,” kata Sutiyono.
Bsmbang Wahyu Widayadi
Page: 1 2
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…