Sekurang-kurangnya 42 anggota Solidaritas hadir dipandu Kades Logandeng, Suhardi. Hadir pula motor penggerak Solidaritas, Sutiyono, Kades Banyusoco.
Sebelum waktu berbuka tiba, Sutiyono menyatakan, melayani masyarakat tidak semudah yang diperkirakan orang. Ganjalan serta kendala muncul di dalam proses perjalanan.
Diantaranya, demikian Sutiyono menyebutkan, Peraturan Bupati yang merupakan juklak dan juknis jalannya pemerintahan desa, tidak jarang di dalamnya ada aspek yang memperlambat prosesi, baik pelayanan maupun pelaporan.
“Kami sudah salurkan aspirasi lewat dengar pendapat dengan anggota DPRD. Tujuannya sederhana, agar Perbup yang memperlambat jalannya Pemerintahan Desa diubah,” kata Sutiyono.
Bsmbang Wahyu Widayadi
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…