SUNARYANTA-HERI SUSANTO MEMILIH TIGA, GUBERNUR DIY MENYEDIAKAN LIMA KEMULIAAN

691

BUPATI dan Wakil Bupati Gunungkidul Sunaryanta-Heri Susanto, mulai 1 Maret 2021 menggarap Bumi Handayani melalui tiga prioritas: pertanian, pariwisata dan investasi.

Gagasan pemimpin baru ini ada koneksi atau tidak dengan tajuk menyongsong abad Samudra Hindia warga Gunungkidul berhak mencermatinya.

Visi dan Misi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono ke 10 bertajuk Menyongsong Abad Samudera Hindia untuk Kemuliaan Martabat Manusia Jogja. Tema itu disampaikan di dalam rapat paripurna DPRD DIY 16 Oktober 2017 silam.

Seluruh Bupati dan atau Walikota di DIY secara struktural terikat oleh visi dan misi Gubernur yang isinya dijabarkan dalam bentuk lima kemuliaan.

Dikutip dari laman Humas Pemerintah DIY, lima kemuliaan yang kemudian dusebut Pancamulia itu menjiwai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD empat kabupaten satu kota.

Kemuliaan pertama, meningkatkan kualitas hidup, kehidupan dan penghidupan masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban. Hal ini dicapai melalui peningkatan kemampuan dan ketrampilan sumberdaya manusia Jogja yang memiliki daya saing.

Kemuliaan kedua meningkatksn kualitas dan keragaman kegiatan perekonomian masyarakat. Penguatan ekonomi berbasis sumberdaya lokal, untuk mendorong pertumbuhan pendapatan masyarakat sekaligus pemerataan ekonomi berkeadilan.

Kemuliaan ketiga, meningkatkan harmoni kehidupan bersama, baik pada lingkup masyarakat maupun pada lingkup birokrasi berdasarkan toleransi, tenggang rasa, kesantunan dan kebersamaan.

Kemuliaan ke empat mewujudka tata dan perilaku penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis.

Kemuliaan kelima mewujudkan perilaku aparatur sipil penyelenggara pemerintahan atas dasar tegaknya nilai–nilai integritas, menjunjung tinggi kejujuran, nurani rasa malu, nurani rasa bersalah dan berdosa apabila melakukan pemyimpangan dalam bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Empat dan atau lima tahun ke depan, kedua pemimpin muda itu akan merealisasikan lima kemuliaan seperti dijabarkan Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono ke 10, atau hanya sebagian penilaian ada di tangan rakyat. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.