Suroto-Yayuk: Bapaslon Perseorangan Berdasarkan Catatan Publik

605

WONOSARI – Selasa Pahing | Bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati dari  jalur perseorangan yang di mata publik cukup menarik adalah Suroto-Yuliana Sri Rahayu.

Duet yang satu ini, Suroto berasal dari Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, sementara Yuliana Sri Rahayu berasal dari Desa Logandeng, Kecamatan Playen.

 

 

Kemenarikan Suroto, tetapi ini belum terverifikasi, kabarnya dia pernah menekuni dunia ojek. Satu keberanian yang tidak pernah terbayangkan oleh para politisi, bahwa warga biasa seperti Suroto begitu serius menerjuni dunia politik.

“Setahu saya, beliau memang pernah aktif di sektor angkutan roda dua. Selebihnya, soal aktivitas organisasi, saya tidak paham,” kata Darmawan Ansori, tetangga dekat tetapi beda RT dengan Suroto, (07/01/20).

Hans Hanafiah, warga Putat Wetan RT 26, Desa Putat, Kecamatan Patuk menyatakan bapaslon Suroto-Yayuk bahkan telah bekerja secara sistemik mengumpulkan syarat dukungan.

“Pada saat arisan, Pak Paijo Ketua RT 26 membawa Team Suroto-Yayuk masuk ke pertemuan untuk keperluan perkenalan sekaligus meminta fotocopy KTP dukungan,” ujar Hanafiah.

Dia bertutur lebih rinci perihal Yuliana Sri Rahayu. Hanafi menyatakan mengenalnya saat Yayuk berada di team Benyamin Sudarmadi maju pada Pileg 2019 silam.

Sementara itu, Suherman, aktivis Pemuda Demokrat memberi tambahan informasi, bahwa majunya Suroto-Yayuk didorong oleh Yayasan Nusantara yang berpusat di Kota Bengawan (Solo).

Sebagaimana diketahui keseriusan Suroto-Yayuk dibenarkan Ketua KPUD Gunungkidul. Ahmad Ruslan Hani menyatakan bapaslon perseorangan atas nama Suroto-Yayuk telah berkonsultasi dengan KPU, ihwal pencalonannya. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.