Bambang Krisnadi, mantan anggot DPRD DIY dan para aktivis prodemokrasi mengingatkan, warga Gunungkidul perlu mewaspadai kecederungan seperti itu.
Mengutip dokumen KPU, obrolan kami berlanjut ke data jumlah propinsi, kota dan kabupaten yang melaksanakan pilkada serentak.
Pilkada Rabu 27 Septenber 2020, demikian jadwal yang disusun PKU menyajikan data, dilaksanakan di 9 provisi, 37 kota dan 224 kabupaten.
Bukan lagi menjadi satu rahasia, demikian obloran kami berlanjut, bahwa kandidat bakal calon bupati Gunungkidul yang diburu oleh partai politik adalah mereka yang rata-rata berkantong tebal.
Atau setidaknya di belakang mereka ada perusahaan besar yang memodalinya untuk maju merebut kursi kekuasaan.
Itulah makna dari sebuah pernyataan, bahwa bupati atau walikota bakal punya jabatan, namun tidak punya kekuasaan alias purbo ora kuwoso, karena sang pemilik kekuasaan berada di balik tirai permainan pilkada. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…