WONOSARI – Sabtu Pon | Tahun pelajaran 2019/2020, sebagian warga Gunungkidul mempertanyakan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online serta system zonasi sekolah.
PPDB online menurut sebagian orang tua murid agak ribet pada akses internet, sementara system zonasi sekolah, sedikit menghambat murid yang memiliki prestasi akademik moncer.
Menanggapi gunjingan warga, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid menyatakan, masyarakat dihimbau tenang dan tidak galau.
“PPDB online tanggal 24 Juni 2019 mulai dibuka. Calon siswa baru bisa datang ke sekolah yang dizonasikan. Mereka akan dibantu petugas dalam hal penyelesaian pendaftaran. Soal akses internet tidak ada persoalan,” ujar Bahron Rosyid, di ruang kerjanya, (21/06).
Menurutnya, kalau menghendaki mendaftar dari rumah pun boleh dan bisa. Kata dia, ini lebih simpel, gak ada masalah.
Menyinggung munculnya istilah sekolah favorit, baik masyarakat maupun sekolah sama-sama menyumbang kontribusi. Zonasi yang digagas pemerintah mulai menampakkan pemerataan, sekaligus mempersempit jurang perbedaan antara sekolah di tengah kota dan pinggiran.
Tahun depan, dipastikan efek zonasi akan melahirkan pemerataan kualitas siswa yang bersekolah di pinggiran kota. Bambang Wahyu Widayadi
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…