Tak Mau Terlibat Kisruh, HU di Rumah Dokter Dibongkar

281

NGLIPAR-SELASA LEGI | Salah satu aset milik kelompok Tirta Gayam Sari yang dipindahkan oleh ketua kelompok mendadak dibongkar. Pembongkaran tampungan air tersebut dilakukan oleh pemilik rumah lantaran tak mau terlibat dalam masalah dugaan hilangnya tampungan air milik kelompok Tirta Gayam Sari Padukuhan Natah Kulon, Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (26/12/2023).

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu warga Natah, Tukino mengaku, pembongkran tampungan air dilakukan oleh pemilik rumah lantaran tidak mau terlibat dalam kasus dugaan hilangnya aset milik kelompok Tirta Gayam Sari.

“Kemarin pagi yang melepas pak Didit sendiri, karena kog timbul masalah begini-begini to, pak Didit nggak mau tau,” ujar Tukino.

Sementara menurut Ketua Kelompok Tirta Gayam Sari Suyoto mengatakan, pembongkaran tampungan yang berada di tempat baru lantaran sedang ada perbaikan sekaligus akan dilakukan pengurasan.

Suyoto juga membenarkan, perihal pembongkaran tampungan air tersebut dilakukan oleh pemilik rumah dimana tampungan air terpasang.

“Tampungan tidak akan dipindah, saat ini sedang mau dikuras, jadi ya harus dibongkar, tadi pak Didit juga mampir sini,” ucap Suyoto.

Hingga berita ini diturunkan, pemilik rumah yang melakukan pembongkaran tampungan air belum bisa di konfirmasi. Menurut anggota keluarga yang ada di lokasi, pemilik rumah sedang berada di Jogja.

“Pak Didit ke Jogja, berangkat dari sini tadi sekitar jam 12,” pungkas salah satu anggota keluarga.

A Yuliantoro




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.