Talud Pemecah Ombak Bakal Dibagung Secara Swadaya di Pantai Sepanjang

67

TANJUNGSARI, SABTU WAGE-Pantai Sepanjang, Kecamatan Tanjungsari direncanakan akan dibangun talut setinggi tiga meter Secara swadaya. Talut tersebut rencananya akan dibangun di sempadan Pantai Sepanjang oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, guna meminimalisir abrasi akibat terjangan ombak.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pokdarwis Pantai Sepanjang Priyo Subiyo Jumat (27/07).

“Ini sudah jadi kesepakatan kami. Untuk realisasinya masih menunggu dana terkumpul,” ucap Priyo.

Selain itu, Priyo menambahkan, bahwa dibangunya talut secara swadaya karena belum jelas kapan realisasi penataan kawasan Pantai Sepanjang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Rencananya, menurut Priyo, bangunan talut tersebut akan dibangun membentang dari sisi barat hingga timur sempadan Pantai Sepanjang.

Ini sebagai respon antisipasi dampak gelombang tinggi tehadap hancurnya bangunan. Mengingat pada Rabu (25/07) kemarin ratusan gazebo di Pantai Sepanjang porak poranda akibat dihantam ombak.

“Kami sudah paham ada aturan bahwa sempadan pantai tidak boleh ada bangunan, tapi ini kami hanya mengantisipasi saja,” ujar Priyo.

Priyo mengaku, sebenarnya pihaknya telah mengikuti sejumlah rapat dengan dinas terkait ihwal rencana penataan pantai, tapi hingga sekarang belum ada realisasi, khususnya di Pantai Sepanjang.

“Setahu saya wacana penataan akan dimulai di Pantai Baron pada 2020 dan Pantai Kukup pada 2021 mendatang. Kalau di sepanjang belum ada kejelasan kapan pastinya,” kata Priyo.

Terkait dengan penataan yang kemungkinan akan memindahkan lapak pedagang, Priyo sebagai pelaku usaha sebenarnya setuju. Namun dengan syarat ada tempat pengganti yang layak dan strategis. Karena, jika nantinya dipindah tapi tidak di tempat yang strategis maka tentu akan mempengaruhi perekonomian mereka. (wp/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.