Tanggap Situasi Pandemi, Juminah Rela Tak Terima Bantuan PKH

605

WONOSARI-SENIN KLIWON | Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat oleh Pemerintah kepada masyarakat dengan kondisi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

PKH ditujukan untuk membuka akses keluarga miskin agar dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas kebutuhan hidup, layanan kesehatan, dan fasilitas pendidikan masyarakat.

Pada perkembangannya, PKH juga diperluas agar dapat mencakup penyandang disabilitas serta lansia.

Khususnya bagi warga kurang mampu Mendapatkan bantuan tersebut sangatlah diharapkan. Berbeda cerita dengan Juminah warga Kepek l, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari ini justru mengembalikan bantuan PKH.

INFO HARI INI-WARGA GUNUNGKIDUL TEMUKAN HARTA KARUN

Dirinya mengaku mendapat PKH sejak tahun 2017. Awalnya, bantuan diberikan kepada orangtuanya yakni Tukiyem yang kini telah Almarhum.

“Bapak sama ibuk termasuk golongan jompo, sehingga diberikan PKH oleh pemerintah,” katanya, saat ditemui di rumahnya pada Minggu (03/05/2020) siang.

Selanjutnya, Juminah bercerita, pada tahun 2018 ibunya meninggal, sehingga PKH kemudian diwariskan kepada bapaknya. Kemudian pada tahun 2019 bapaknya juga meninggal. Hingga sampai waktu saat ini PKH masih diterimanya.

Ia menambahkan, jatah PKH miliknya hingga sampai bulan ini belum diambil, lantaran saat ini ia telah mampu mencukupi kebutuhan hidup bekerja.

“Alhamdulillah, kondisi seperti ini saya bisa tercukupi dengan bekerja,” ungkapnya.

Juminah memutuskan bantuan akan dikembalikan untuk diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan. (hery)

INFO HARI INI-TEMBUS 1000 LEBIH ODP, KETUA DEWAN MELAKUKAN KUNJUNGAN MENDADAK




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.