Target Kunjungan Libur Akhir Tahun Meleset, Begini Alasannya

158

WONOSARI-RABU PAHING | Angka kunjungan wisata di Kabupaten Gunungkidul selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 lalu meleset dari target. Sebaliknya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini justru surplus 2 persen.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono menyampaikan bahwa selama libur Nataru tercatat ada 159.633 kunjungan.

“Targetnya ada 204.822 kunjungan, jadi tidak sesuai,” kata Harry saat dihubungi pada Rabu (06/01/2020).

Menurutnya, ada beberapa faktor penyebab target meleset. Mulai dari penutupan destinasi wisata saat malam Tahun Baru hingga syarat keberadaan surat keterangan non-reaktif Rapid Antigen Test. Namun demikian, PAD dari sektor pariwisata sepanjang 2020 ini mencapai Rp 14,3 miliar. Pemasukan pun mencapai 102 persen jika dibandingkan dengan target PAD sebesar Rp 13,9 miliar, setelah mengalami perubahan karena pandemi.

Selama 2020 ini pun, angka kunjungan wisata di Gunungkidul mencapai 1.853.223 pengunjung. Jumlah ini sudah termasuk angka kunjungan saat libur Nataru.

“Libur Nataru kemarin menyumbang PAD sebesar Rp 1,25 miliar lebih,” ungkapnya.

Berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) di destinasi wisata, Harry mengatakan sebagian besar pengunjung sudah memahami aturan tersebut. Hanya segelintir saja yang menurutnya belum patuh.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto, Menurutnya, tetap ada wisatawan yang membandel tidak mematuhi prokes. Rata-rata tidak mengenakan masker atau tidak mengenakannya dengan benar.

SAR bersama unsur terkait pun melakukan patroli penuh selama libur Nataru lalu. Selain masker, penerapan jaga jarak pun juga jadi perhatian para petugas patroli. Bahkan, ada ratusan wisatawan yang kedapatan melanggar prokes, dari kawasan Pantai Indrayanti hingga Pantai Gesing. Namun menurutnya kunjungan pantai kali ini cenderung lebih sedikit.

“Kalau dibanding tahun sebelumnya, jumlah pengunjung di kawasan pantai kali ini terasa lebih sepi,” ujarnya. (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.