WISATA

Target Kunjungan Libur Akhir Tahun Meleset, Begini Alasannya

WONOSARI-RABU PAHING | Angka kunjungan wisata di Kabupaten Gunungkidul selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 lalu meleset dari target. Sebaliknya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini justru surplus 2 persen.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono menyampaikan bahwa selama libur Nataru tercatat ada 159.633 kunjungan.

“Targetnya ada 204.822 kunjungan, jadi tidak sesuai,” kata Harry saat dihubungi pada Rabu (06/01/2020).

Menurutnya, ada beberapa faktor penyebab target meleset. Mulai dari penutupan destinasi wisata saat malam Tahun Baru hingga syarat keberadaan surat keterangan non-reaktif Rapid Antigen Test. Namun demikian, PAD dari sektor pariwisata sepanjang 2020 ini mencapai Rp 14,3 miliar. Pemasukan pun mencapai 102 persen jika dibandingkan dengan target PAD sebesar Rp 13,9 miliar, setelah mengalami perubahan karena pandemi.

Selama 2020 ini pun, angka kunjungan wisata di Gunungkidul mencapai 1.853.223 pengunjung. Jumlah ini sudah termasuk angka kunjungan saat libur Nataru.

“Libur Nataru kemarin menyumbang PAD sebesar Rp 1,25 miliar lebih,” ungkapnya.

Berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) di destinasi wisata, Harry mengatakan sebagian besar pengunjung sudah memahami aturan tersebut. Hanya segelintir saja yang menurutnya belum patuh.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto, Menurutnya, tetap ada wisatawan yang membandel tidak mematuhi prokes. Rata-rata tidak mengenakan masker atau tidak mengenakannya dengan benar.

SAR bersama unsur terkait pun melakukan patroli penuh selama libur Nataru lalu. Selain masker, penerapan jaga jarak pun juga jadi perhatian para petugas patroli. Bahkan, ada ratusan wisatawan yang kedapatan melanggar prokes, dari kawasan Pantai Indrayanti hingga Pantai Gesing. Namun menurutnya kunjungan pantai kali ini cenderung lebih sedikit.

“Kalau dibanding tahun sebelumnya, jumlah pengunjung di kawasan pantai kali ini terasa lebih sepi,” ujarnya. (Hery)

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

5 hari ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

6 hari ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

1 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago