JAKARTA, Jumat kliwon-Gubernur DKI Jakarta dan wakil bertemu Presiden Joko Widodo di Istana (24/10). Desakan realisasi janji kampanye untuk menghentikan reklamasi teluk Jakarta makin menguat. Aneh dalam pertemuan dengan Presiden agenda itu tidak dibahas. Anies dinilai hanya sok tahu.
Budi Utama, kader PDIP, mantan Ketua DPRD Gunungkidul mengulas hal di atas dengan gaya lugas.
Menurut mantan Ketua DPC PDIP Gunungkidul ini, Anies kebingungan karena reklamasi bukan hanya produk jaman sekarang.
Sejak jaman Soeharto, reklamasi merupakan kebutuhan untuk menyelamatkan kota Jakarta.
“Dalam kampanye, Anies berjanji menghentikan reklamasi. Itu namanya kebohongan dan penipuan publik,” ulas Budi (27/10).
Bagi Jokowi, menurutnya baik-baik saja. Dia hanya menjalankan aturan yang ada. Anies maunya populis tetapi tidak pikir panjang. Dia merasakan sendiri serta menanggung akibat dari obral janji.
Ngara-negara lain semua kota yang menghadap laut, demikian Budi Utama mengambil contoh, berlomba mereklamasi pantai untuk menjaga keberlangsungan kota dari berbagai bencana
“Mereka, Anies Sandi kan SOK saja,” tandasnya.
Budi Utama yakin, Gubernur DKI Jakarta tak akan bisa menghentikan reklamasi teluk Jakarta.
Reporter: Agung Sedayu













