Terbakar Api Cemburu Berujung Penganiayaan

89

PLAYEN, (Selasa Kliwon)-BST (23) warga Tumpak, Desa Ngawu, Kecamatan Playen nekat menganiaya Bayu Prasetyo (22) warga Jatisari, Desa Playen, Kecamatan Playen. Motif penganiayaan diduga karena terbakar api cemburu buta. Akibat perbuatannya BST ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Playen pada Jumat, (15/06) lalu.

AKP Jusuf Tianotak Kapolsek Playen melalui Kanit Reskrim setempat Iptu Suryanto menjelaskan, penangkapan berdasarkan atas laporan dari Bayu  Prasetyo yang tidak terima karena dirinya dianiaya oleh BST.

Suryanto menambahkan, peristiwa terjadi pukul 05.00 WIB saat korban masih tertidur pulas. Pelaku tiba-tiba mendatangi korban dan melontarkan sejumlah pertanyaan kepada korban. “Apa kamu pernah meniduri istriku?,” tanya BST ditirukan Iptu Suryanto.

Iptu Suryanto menceritakan, belum sampai pertanyaan tersebut dijawab oleh korban, BST langsung memukul wajah korban sebanyak 4 kali hingga bibirnya lebam dan mengeluarkan darah. Korban sempat menghindar namun terus diserang.

“BST semakin membabi buta. Ia memukul dengan tangan kosong dan mencambuk badan korban dengan sebuah benda keras yang terbuat dari ekor hewan, hingga membuat tubuh korban lecet dan berdarah” terangnya.

Korban yang merasa terancam langsung berteriak minta tolong. Tidak lama, sejumlah orang berkerumun untuk melerai kedua pemuda tersebut. Merasa tak terima, korban lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Playen.

Saat ini, pelaku telah dilakukan penahanan di Polres Gunungkidul. Atas perbuatanya ia diancam pasal 351 KUHP. Pihaknya juga masih melakukan sejumlah pemeriksaan terkait aksi yang dilakukan oleh pelaku tersebut. “Motif dari penganiayaan tersebut diduga karena terbakar api cemburu,” pungkasnya. Red




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.