Terima Telepon Gelap Alumni SMK Kesehatan Jadi Korban Penipuan

1213

WONOSARI-SENIN KLIWON | Kejahatan dengan modus hipnotis terjadi di lingkup SMK Kesehatan Wonosari. Pelaku kejahatan mengatasnamakan sekolah dengan modus memberikan beasiswa kepada murid. Akibatnya belasan alumnus pun menjadi korban oleh penelfon misterius.

Wakil Kepala SMK Kesehatan Wonosari membenarkan adanya tersebut. Andar Nurjanto mengatakan bahwa, pada hari Minggu (03/01/2021) kemarin, mantan siswa SMK Kesehatan Wonosari telah dihubungi oleh nomor yang tidak dikenal. Dalam pembicaraan tersebut, penelphone misterius mengatakan maksudnya untuk memberikan beasiswa bagi para alumnus.

“Alumni diberi tahu jika akan mendapatkan beasiswa dari sekolahan, penelphone juga memberitahukan agar orang tua untuk segera menghubungi nomor Sutarman Kepala Sekolah SMK Kesehatan Wonosari,” kata Andar pada Senin, (04/01/2020) di Polres Gunungkidul.

Satu alumni, lanjut Andar, telah menjadi korban hipnotis. Para alumni mengaku seperti dihipnotis untuk berjalan menuju ATM, bahkan sesampainya di ATM, mereka sempat diberikan kode nomor penelphone gelap tersebut untuk segera mentransferkan uang sebesar Rp. 1,7 juta.

“Siswa tidak sempat konfirmasi ke sekolah, ia pun mengaku seperti layaknya di hipnotis,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah telah mengambil langkah antisipasi dengan cara membroadcast pesan yang berisi jika tidak ada beasiswa apapun yang akan diberikan kepada seluruh alumni dari pihak SMK Kesehatan, Wonosari. Pihak sekolah menegaskan, bahwa tidak ada beasiswa.

“Ada 15 mantan siswa, yang ditelphone, tapi yang sudah menjadi korban 1 siswa, kami pun juga telah melaporkan penipuan ini ke Polres Gunungkidul,” pungkasnya. (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.