Terjerat Kasus Korupsi, Lurah Baleharjo Ditahan

294

WONOSARI – RABU LEGI | Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul, telah menahan Lurah Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari Rabu (29/07/2020), atas dugaan kasus korupsi pembangunan Balai Kalurahan Baleharjo. Sebelumnya, Agus Setiawan telah ditetapkan sebagai tersangka sejak bulan Agustus 2019 lalu.

Sebelum dilakukan penahanan, Agus menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

Akhirnya Kejari mengeksekusi Agus ke Lapas Wirogunan, Yogyakarta, setelah berkas dinyatakan lengkap.

 

 

Saat dirinya keluar dari ruangan, istri Agus yakni Tri Harsanti terlihat merangkulnya sembari menangis histeris.

“Hari ini saya dizolimi oleh negara, terimakasih teman-teman,” ucap Agus sambil berjalan menuju ke mobil.

Dugaan korupsi yang dilakukan oleh Agus dalam pembangunan balai desa setempat, terjadi pada tahun 2014, saat pertama Agus menjabat kepala desa waktu itu.

Dari pembangunan balai desa yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut Agus diduga melakukan korupsi, sehingga dianggap merugikan negara senilai Rp 350.000.000,- (tiga ratus lima puluh juta rupiah).

Selain itu, pihak Kejaksaan juga melakukan pengejaran terhadap kontraktor selaku rekanan yang melaksanakan pembangunan Balai Kalurahan Baleharjo waktu itu.

 

 

“Kerugian uang negara mencapai Rp 350 juta, bangunan tidak sesuai spekulasi, untuk kontraktor saat ini masih kita lakukan pengejaran,” jelasnya.

Sementara itu, kuasa Hukum Agus yakni Kunto Nugroho Adnan mengatakan, bahwa pihaknya telah mengupayakan agar dapat melakukan penangguhan penahanan terhadap Lurah Baleharjo tersebut.

“Pihak keluarga sebetulnya telah memohon untuk penangguhan tahanan, namun dari Kejari sendiri akan tetap memutuskan untuk melakukan penahanan,” ucapnya (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.