Tersambar Kereta Api, Seorang Perawat Warga Giripanggung Mengenaskan

1617

BANTUL- RABU PON | Seorang pria yang berprofesi sebagai Perawat yakni Dian Widyantoro (32) warga Padukuhan Klapaloro II, Kalurahan Giripanggung, Kepanewon Tepus, tewas mengenaskan setelah tertabrak Kereta Api Bengawan Jurusan Pasar Senen-Solo, pada Selasa (26/01/2021) sore. Ia tertabrak di sekitar Jembatan Layang Janti, Padukuhan Jomblang, Karangendo, Banguntapan, Kabupaten Bantul pada pukul 15.00.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 15.15 WIB. ketika warga setempat yang rumahnya tak jauh dari lokasi rel kereta api mendengar klakson kereta api dengan waktu yang cukup lama. Kereta Api itu pun melaju tidak seperti biasanya yang berjalan dengan lambat. Merasa curiga, warga tersebut kemudian keluar dari rumahnya dan melihat korban manusia yang telah tak utuh lagi. Potongan tubuh bagian bawah berada di tepi rel kereta api.

“Kami mendapat laporan warga kemudian menuju ke lokasi kejadian,“,ujar Kapolsek Banguntapan Kompol Zainal Supritatna saat dikonfirmasi, Rabu (27/01/2021).

Petugas yang mendapat laporan kemudian melakukan olah TKP dilokasi kejadian. Dalam Olah TKP didapati beberapa potongan tubuh korban yang telah terpisah. Korban pun kemudian di evaluasi menggunakan ambulane milik Palang Merah Indonesia (PMI) setempat untuk kemudian di bawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta.

“Masih kita lakukan penyelidikan kecelakaan ini, apakah kecelakaan murni ataupun adanya unsur bunuh diri,” pungkasnya. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.