Wakil Kejagung Monitor Persiapan Penilaian Wilayah Bebas Korupsi

79

JAKARTA, RABU LEGI-Wakil Jaksa Agung RI, Dr. Arminsyah dan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas, Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB, Muhammad Yusuf Ateh, melakukan kunjungan kerja di Kejaksaan Tinggi Bali, Selasa (06/11). Petinggi negara itu melihat persiapan penilaian Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Arminsyah didampingi Kajati Bali Amir Yanto, mengatakan, tahun 2019 semua Kejaksaan Negeri di Bali menjadi WBK.

Tahun 2018, menurutnya baru Kejari Gianyar. Kejaksaan telah menindaklanjuti saran dari Kemenpan RB, diantaranya adalah memberi pelayanan hukum kepada masyarakat.

“Memberi pelayanan hukum ke masyarakat, tanpa ada pungutan. Kalau ada aneh-aneh, cepat kita tindak,” ucap Arminsyah.

Kunjungan kerja petinggi negara di wilayah hukum yang dipimpin Kajati Amiryanto itu dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan program Reformasi Birokrasi.

Kejati Bali menurut Deputi Kemenpan RB, Muhammad Yusuf Ateh layak diusulkan sebagai zona integritas sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Seluruh jajaran Kejati dan Kejari di Bali layak menjadi satuan kerja WBK dan WBBM,” ujar Yusuf.

Setelah mengunjungi Bali, Wakil Jaksa Agung RI, Dr. Arminsyah dan Deputi Kemenpan RB, Muhammad Yusuf Ateh mengunjungi Kejati Jawa Timur dan Kejati DIY yang juga diusulkan sebagai wilayah WBK dan WBBM.

Saat kunjungan di Bali, Arminsyah dan Yusuf melakukan pemeriksaan ke ruangan penyidik, melihat pemberkasan .(edw/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.