WONOSARI-MINGGU KLIWON | Suharno, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul getem-geten sebab Pengendalian gantung diri tak kunjung dilakukan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Politisi NasDem tersebut mengomentari peristiwa gantung diri yang ke 20 hingga 9-9-2022 di Kapanewon Ngawen yang baru-baru ini terjadi.
“Ya Allah, gantung diri terus terusan,” demikian dia bilang terkait nekadnya Manto Suwito yang dilaporkan Eko Rustanto, sesama anggota DPRD Gunungkidul, kemarin.
Pemkab Gunungkidul, menurutnya seperti makin tak peduli. Sementara berdasarkan pengakuannya, berkali-kali Dewan memberi masukan.
“Saya sudah beberapa kali memberikan masukan, bahwa Pemkab Gunungkidul harus peduli dan aksi langsung menanganinya,” tegas Suharno,10-9-2022.
Dia menilai gantung diri itu karena frustasi, sebab punya masalah yang sulit diatasi. Bisa karena ekonomi, kesehatan dan masalah pribadi yang tidak bisa teratasi sendiri. Banyak orang gantung diri di usia tua karena sakit menahun.
Untuk itu, kata Suharno, Pemerintah Kabupaten harus hadir menangani dengan memfungsikan puskesmas, dengan cara mendata orang yang punya penyakit menahun. Tentu ini perlu bekerja sama dengan Kalurahan Rt dan Rw.
“Setelah terdata maka puskesmas bergerak jemput bola, rutin mendatangi warga, memberi motifasi dan melayani pengobatan dan perawatan. Saya menyarankan anggaran 2% APBD digunakan untuk bantuan sosial penanganan antisipasi gantung diri,” tegas Suharno.
(Bambang Wahyu)
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…