DPRD
WONOSARI-JUMAT PAHING | Pelantikan sejumlah 72 pejabat ASN di Lingkup Pemerintah Kabupaten Gunungkidul pada 22 Maret 2024 lalu, dinilai salah satu bentuk keteledoran Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta.
Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul Suharno SE, Jumat (05/04/24).
“Ya itulah ketledoran yang kurang hati2 saya kira bupati sdh tdk akan mencalonkan lagi hingga berani melantik rotasi jabatan pada tanggal 22,” tulis Suharno.
Politikus Partai Nasdem ini berpandangan bahwa dengan adanya pelantikan ke 72 pejabat ASN tanggal 22 Maret 2024 lalu, secara otomatis H. Sunaryanto terkena diskualifikasi terhadap pencalonanya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang.
“Yang jelas jika pelantikan tgl 22 otomatis diskualifikasi tdk bisa nyalon,” tegasnya.
Dan itupun, Suharno berujar, meskipun dilakukan pembatalan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Gunungkidul Nomor 14/UP/Kep.D/D4 tertanggal 03 April 2024 tidak akan merubah, lantaran sudah terlanjur menjadi prodak hukum.
“Meskipun dibatalkan sdh tdk bisa semudah itu karena sdh barang jadi, meski dibongkar kembali itu sadah terlanjur di rakit menjadi prodak baru, secara hukum mestinya tdk begitu,” pesan Suharno yang dikirim melalui WhatsApp pukul 09.27 WIB.
Secara tidak langsung, Suharno juga menyayangkan keputusan Bupati Gunungkidul melantik sejumlah pejabat pada 22 Maret lalu. Lantaran hal tersebut, menurutnya bukan kesalahan bupati semata, namun penempatan personal ASN sebagai pembantu bupati yang kurang tepat.
“Mestinya bupati menerapkan bagian hukum yg paham dan mengikuti aturan,” pungkasnya.
Sebelumnya, melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Gunungkidul Nomor 14/UP/Kep.D/D4 tertanggal 03 April 2024, pelantikan ASN pada Maret 2024 lalu resmi dibatalkan. SK bupati tersebut secara otomatis mencabut dua SK bupati sebelumnya yakni, SK Bupati Nomor 51/UP/Kep.D/D.4/ dan Nomor 52/Up/Kep.D/D.4. _red
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…