Menurut Agus, sampah unorganik seperti plastik, botol bekas, pecahan kaca serta logam yang tidak akan terurai dalam tanah, bukan hanya menjadi tanggungjawab pemeritah, tetapi juga masyarakat.
Untuk keperluan mengurangi pencemaran tanah itulah warga Gunungkidul memperoleh fasilitas motor berbentuk gerobak sampah.
Pemerintah, menurut anggota DPR-RI asal Sleman dari PKB ini bertekad mengurangi sampah organik 30% per tahun.
Dalam sosialisasi peran dan fungi Bank Sampah di Gedung DPRD Gunungkidul itu dia sependapat dengan Kadinas Lngkungan Hidup DIY.
BACA JUGA:
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…