Banyak Pekerjaan Tidak Ada yang Membantu, Sukini Pilih Gantung Diri

3079

SEMIN-SELASA PAHING | Sebelumnya mengeluh lantaran sedang banyak pekerjaan, namun tidak ada orang yang membantunya. Sukini (56) warga Padukuhan Parangan, 002/019, Kalurahan Semin, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri pada Senin, (14/06/2021).

Korban bunuh diri saat berada di rumah sendirian. Sedangkan suami korban diketahui bekerja di wilayah Batur, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebut, bahwa pada sekitar pukul 18.00 WIB tetangga korban Murtini menyampaikan kepada kakak korban, Sudarno alias Soman (58) warga Padukuhan Parangan 002/019, Kalurahan Semin. Ia menyampaikan bahwa,rumah Sukini masih dalam keadaan gelap karena lampu penerangan belum dinyalakan.

Mendapat informasi tersebut, Soman berinisiatif mendatangi rumah korban. Soman melihat semua pintu rumah dalam keadaan terkunci.

Lantaran curiga, Soman mendobrak pintu samping bagian belakang rumah korban. Ketika pintu berhasil dibuka, Soman mendapati korban dalam posisi leher tergantung di dapur rumah.

Melihat kejadian tersebut, Soman segera memanjat alat perontok padi yang berada di dekat korban dan melepaskan tali ikatan yang melilit leher adiknya. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Semin paada pukul 18.20 WIB.

Diketahui, korban gantung diri menggunakan tali tali tambang berwarna biru dengan panjang 2.5 meter.

Sementara, motif korban nekat melakukan aksi bunuh diri belum diketahui secara pasti. Meski sebelumnya, korban sempat berkeluh kesah kepada kakaknya, bahwa dirinya ingin mati saja karena dilanda kesusahan serta banyaknya pekerjaan, namun korban merasa tidak ada orang yang membantunya.

Dikonfirmasi awak media, Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto membenarkan peristiwa tersebut.
“Setelah dilakukan olah TKP dan hasil pemeriksaan oleh tim medis dinyatakan tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan,” tutup Kapolsek Semin. (Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.