Categories: POLITIK

Bawaslu Gunungkidul Cermati Politik Uang yang Membudaya Di Masyarakat

PATUK, Sabtu Wage – Proses pemilihan calon Presiden, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Calon Legislatif (Caleg) dilakukan melalui Pemilu serentak 2019. Salah satu perilaku yang sudah membudaya di masyarakat adalah adanya politik uang.

Baca juga:

Ketua Bawaslu Gunungkidul: Laporan Ngadiyono Belum Lengkap

Partai Garuda Gunungkidul, Bakal Gigit Jari

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul Is Sumarsono, dalam acara Deklarasi Desa Anti Politik Uang, Sabtu, (23/02) di Embung Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul.

Lebih lanjut Is Sumarsono menjelaskan, politik uang dilakukan oleh calon atau tim pemenangannya sebagai pemberi dan masyarakat pemilih sebagai penerima.

“Sebagai upaya menolak praktik politik uang, sebanyak 18 Desa di 18 Kecamatan se Kabupaten Gunungkidul secara partisipatif menginisiasi diri menjadi desa anti politik uang,” ungkap Ketua Bawaslu Guningkidul.

Baca juga:

Pertarungan Hukum KPUD Gunungkidul Melawan Ngadiyono Bakal Seru Dan Seksi

KPUD Gunungkidul Coret DCT, Ngadiyono Tempuh Jalur Hukum

Is Sumarsono menambahkan, untuk menguatkan gerakan anti politik uang, Desa memulai komitmen dan membentuk tim teknis/ gugus tugas anti politik uang.

“Kedepannya, Desa didorong untuk mampu membuat peraturan desa atau peraturan kepala desa tentang Desa Anti Politik Uang yang selanjutnya akan dipakai pijakan semua pihak untuk mendorong pendidikan politik kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca juga:

Momen Car Free Day KPUD Dan Bawaslu Launching PIP

APK Dirusak, Suharno Jurkam Partai Nasdem Lapor Ke Bawaslu

Adapun 18 Desa peserta Deklarasi Anti Politik Uang adalah, Desa Nglanggeran, Desa Dengok, Desa Wunung, Desa Candirejo, Desa Hargomulyo, Desa Tancep, Desa Pilangrejo, Desa Bendungan, Desa Rejosari, Desa Tepus, Desa Ngestirejo, Desa Karangwuni, Desa Jerukwudel, Desa Karangduwet, Desa Sawahan, Desa Ngloro, Desa Giriwungu, dan Desa Giriasih.

Turut hadir dalam acara deklarasi tersebut Peserta Pemilu dari Tim Kampanye Paslon dan Partrai Politik, Forkompimcam, Forkompimda, Forkompimprov, Perguruan Tinggi, dan Pawaslucam bersama perwakilan masyarakat. Ag/ig

infogunungkidul

Recent Posts

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

2 jam ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

23 jam ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

3 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

4 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

4 hari ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

6 hari ago