Bawaslu RI Tempuh Empat Strategi Pengawasan Pemilu 2019

263

JAKARTA, JUMAT PAHING-Belajar dari pengalaman praktik-praktik kampanye Pemilu 2014, Bawaslu melibatkan para ahli dan praktisi untuk menempuh empat strategi pengawasan pendanaan kampanye Pemilu 2019, termasuk menolak politik uang.

Hal di atas dikemukakan oleh komisioner Bawaslu RI, Dr. Ratna Dewi di Jl. MH. Thamrin No. 14 Jakarta Pusat, (27/12).

Strategi pengawasan yang dimaksud di antaranya adalah:

(a). memperkuat pengawasan kampanye oleh kandidat sebagai respon terhadap fenomena kampanye yang berorientasi individu.

(b). mengawasi secara optimal terhadap praktik politik uang dan penyalahgunaan wewenang oleh peserta Pemilu.

(c). mencatat secara faktual praktik pengeluaran kampanye untuk disandingkan dengan laporan dalam dana kampanye,

(d). bekerjasama dengan pihak lain dalam menelusuri kebenaran dan transparansi laporan dana kampanye.

Ratna Dewi mengingatkan, seluruh peserta pemilu harus mentaati aturan kampanye, transparan dalam mengelola dana kampanye, dan meghindari penyalahgunaan wewenang demi terwujudnya integritas serta kredibilitas proses juga hasil Pemilu.

Bawaslu mengajak seluruh masyarakat pemilih untuk berpartisipasi dan terlibat dalam pengawasan semesta, hingga hari pemungutan suara.

“Komitmen bersama untuk memastikan kualitas Pemilu 2019 semakin berintegritas harus datang dari semua pihak,” ujar Ratna Dewi.

Di sisi lain, menurutnya, perlu ada keberanian masyarakat pemilih untuk menolak politik uang, secara bersama-sama. (Agung)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.