WONOSARI – Rabu Pahing | Belum pernah ada cerita, bocah pinggir laut, seberani Bekti Wibowo Suptinarso (BS). Di tengah kegamangan sebagian besar warga Gunungkidul dalam mencari pemimpin (bupati), dia berbicara lirih, tetapi suaranya terdengar sangat lantang.
“Kalau sampai waktunya, (KPU mengumumkan pencalonan: red), saya akan mendaftarkan sebagai Bupati Gunungkidul pada Pemilukada 2020,” ujarnya di Angkringan Kopi Item, Kepek, Wonosari, (30/07/19).
Pelaksana Proyek Irigasi Simo Memastikan Pekerjaan Selesai Tepat Waktu
Berpolitik, menurutnya tidak harus normatif menjadi anggota ataupun fungsionaris partai. Undang-undang membolehkan perorangan berpolitik, dalam hal ini maju bupati, yang diusung sekaligus dijunjung oleh komunitas berpayung independen.
“Saya tahu persis, banyak orang tertawa, bahkan tidak sedikit yang menertawakan niat baik itu,” tegas mantan komisioner KPUD Gunungkidul 2004 ini.
Pihak yang tertawa dan menertawakan, demikian BS (Bocah pinggir Segoro) ini bilang, pastilah tidak memahami hakekat perjuangan dan kekuatan rakyat.






