Bocah Pinggir Segoro Berniat Memimpin Gunungkidul

4237

Pilkada yang akan dilaksanakan serentak Rabu, 23 September 2020 mendatang, menurut BS merupakan tonggak gerakan rakyat Gunungkidul dalam menentukan nasib Bumi Handayani.

Kabupaten Gunungkidul mencapai 46%  lebih, dari luas DIY. Munurut BS, bumi, air, beserta isinya merupakan berkah.

Di Tahun Ketiga GK Steak Buka Sayap Bersama JHR

“Saat ini, warga Gunungkidul diberi kesempatan menduduki  ‘kloso-gumelar’. Itu artinya, rakyat berkewajiban menyelamatkan, dengan cara memelihara, supaya meraih berkah,  menikmati kemurahan bumi pertiwi,” tegasnya.

Yang mengatur,  menentukan, dan yang menjujung pemimpin, lanjut BS adalah rakyat, bukan ‘uang’. Dia tidak memustahilkan duit, tetapi terangkatnya pemimpin Gunungkidul yang memahami kemurahan bumi, air dan isinya, sepenuhnya berada di tangan rakyat.

Mosok, ujar BS, 600 ribu lebih warga Gunungkidul tidak ada yang memiliki pandangan, bahwa pilkada adalah hajatan besar, yang patut dibiayai rakyat secara mandiri dan sukarela.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.