Breaking News, Perempuan Hampir Paruh Baya, Tewas Gantung Diri

1633

NGAWEN, JUMAT WAGE-Hanya berselang 3 hari setelah kasus gantung diri warga kecamatan Panggang, Selasa, (01/01) silam, kali ini Sudarsi (45) warga Sambirejo RT 02/RW 02 Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Jumat, (04/01).

Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, Sudarsi ditemukan pertama kali dalam kondisi gantung diri oleh Sumardi suaminya, sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu Sumardi pulang dari ladang mencari korban di sekeliling rumah, namun tidak ketemu. Sumardi kaget, ketika dia masuk rumah melihat istrinya sudah dalam posisi gantung diri di pojok rumah menggunakan tali warna biru.

Mengetahui istrinya gantung diri, Sumardi teriak minta tolong tetangga dekat, sesaat kemudian wargapun berdatangan dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Ngawen.

“Korban ditemukan gantung diri di gudang dalam rumah,” ujar Kapolsek Ngawen, AKP Kasiwon, Jumat siang.

Polsek Ngawen dan petugas Puskesmas segera mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban. Hasil pemeriksaan petugas korban murni meninggal karena gantung diri.

Sementara itu Camat Ngawen, Slamet Winarno S. Sos, MM, ketika dikonfirmasi awak media membenarkan, bahwa warganya gantung diri. Dia juga menyampaikan motif dugaan sementara korban bunuh diri karena faktor ekonomi.

Lebih lanjud Slamet menyampaikan, adanya kasus gantung diri yang hampir beruntun dan selalu ada setiap tahunnya, perlu adanya penyuluhan secara instensif tentang kesehatan jiwa.

“Pembinaan mental sepiritual dari semua fihak juga peningkatan ekonomi masyarakat sangat diperlukan untuk menekan kasus gantung diri,” pungkasnya. (Ag/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.