Demokrat Mau Dekat Rakyat: Salah Satu Caranya Harus Peduli Pertanian Budap

243

PATUK-KAMIS WAGE | Partai Demokrat berdiri 9 September 2021, dua puluh tahun silam. Di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono partai berlambang mercy biru itu melakukan refleksi serius, berkehendak semakin dekat dengan rakyat. Salah satu celah yang bisa dimasuki, Partai Demokrat harus mengambil hati rakyat dengan cara peduli terhadap pengembangan Pertanian Budap.

Maria Helena Mudi Lestari, pegiat perempuan warga Desa Putat, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan hal di atas terkait tajuk utama ulang tahun Partai Demokrat yang ke-20 tahun 2021.

“Pertanian. Budap adalah kegiatan cocok tanam berbasis kebutuhan dapur,” ujar MH Mudi Lestari, di rumahnya, Kamis, 26-8-2021.

Dalam kehidupan sehari-hari setiap rumah tangga tidak ada yang meninggalkan kebutuhan dapur. Mudi Lestari mengambil contoh sederhana kebutuhan bawang merah dan cabai rawit.

Untuk mencukupi kedua urusan kebutuhan dapur itu, demikian Mudi Lestari menjelaskan, mayoritas rumah tangga sangat tergantung pada pasar atau pedagang keliling. Sementara itu untuk mengurangi pengeluaran keuangan dapur sebenarnya setiap rumah tangga bisa memproduksi sendiri dalam format kecil Pertanian Budap dengan media polybag.

“Ngadijo, warga Ngasem Ayu, Desa Salam Kapanewon Patuk Gunungkidul sempat membuat demplot Pertanian Budap 500 polybag bawang merah dan cabai rawit. Hasilnya cukup memuaskan,” ujar Mudi Lestari menunjuk contoh.

Menurutnya kesempata politisi Partai Demokrat untuk membina dan mengembangkan Pertanian Budap terbuka lebar. Jenis komoditas Pertanian Budap juga bisa dikembangkan bukan hanya terbatas bawang merah dan cabai, tetapi segala macam tanaman sayuran kebutuhan dapur.

“Setidaknya, reses anggota dewan yang tiga kali dalam setahun dapat dimanfaatkan untuk mendekatkan diri ke masyarakat, baik pemilih fanatik maupun simpatisan,” papar Mudi Lestari.

Lebih detail dia membeberkan, bahwa dengan membinaan dan mengembangkan Pertanian Budap Partai Demokrat bisa memetik dua keuntungan secara bersamaan.

Pertama, aksi nyata Partai Demokrat diapresiasi rakyat karena program itu implementatif menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Kedua, lanjut Mudi Lestari, Pertanian Budap menjadi salah satu pilar pemantik naiknya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Dia merujuk pernyataan Kepala Dinas Pertanian Pangan Kabupaten Gunungkidul, Ir. Bambang Wisnu Broto, bawa sumbangan sektor pertanian terhadap PDRB di Gunungkidul masih berada di strata paling besar.

“Mengutip data tahun 2020 sumbangan sektor pertanian di Gunungkidul baru menyumbang PDRB 24,7 %. Dengan digalakkannya Pertanian Budap, sumbangan sektor pertanian terhadap PDRB bisa lebih tinggi dari itu,” bebernya.

Dia yakin Partai Demokrat punya peluang besar untuk mengembangkan Pertanian Budap terlebih di masa pandemi, sebelum diambil partai lain. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.