Tentang tiga kategori ini, Indonesi tidak punya angka, yang sangat boleh jadi jumlahnya lebih besar.
Allah bersama orang yang haus, yang lapar, yang sakit, juga bersama yatim piyatu, pengemis, dan anak terlantar.
Pertanyaannya, apakah di bulan penuh ampunan (Romadlon 1441 H. 2020) Anda akan menghardik orang-orang yang sedang bersama Allah SWT?
Pikir, sebelum bertindak, supaya pandemi Corona lekas berlalu. Para pemudik itu juga manusia yang sedang nenderita sebagaimana Anda saat ini, yang tak habis-habisnya terteror oleh serdadu Corona.
Saya mengingatkan saja, bahwa amanat konstitusi 1945 tentang fakir miskin dan anak terlantar belum sepenuhnya tertangani dengan baik.
Mari, di samping menggunakan deterjen, kita sapu bersih Corona dengan hati yang mengagungkan Asma Allah.
Kumandangkan kelembutan untuk semua ciptaanNya. Serukan kelembutan, sebagaimana Allah SWT mengajarkan kepada Anda.
Bambang Wahyu Widayadi













