Categories: OPINI

DOA DAN BESUKKU KEPADA IBU ANI YUDHOYONO

WONOSARI, Rabu Legi – Ani Yudhoyono terbaring di salah satu rumah sakit di Singapura, karena menderita kaker darah. Seorang muslim juga muslimah diperintahkan membesuk orang sakit untuk mendoakan dan membesarkan hati. Karena keterbatasan ruang, waktu dan yang lain, inilah doa dan besukku kepada mantan ibu negara.

Baca juga:

INDONESIAKU DALAM BENCANA KELAPARAN DAN KETAKUTAN

Diriwayatkan dalam satu hadist, membesuk orang sakit adalah kebiasaan Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wasallam. Beliau memerintahkan untuk itu, juga membicarakan tentang kebaikan dan pahalanya.

“Nabi Shalallaahu Alaihi Wasallam memerintahkan kami melakukan tujuh hal dan melarang kami melakukan tujuh hal. Beliau memerintahkan kami menjenguk orang sakit,” ujar Al-bara bin Azib r.a. (HR. Muttafaquh alaih).

Baca juga:

SISI LAIN MENYELAMATKAN DIRI DARI TSUNAMI

Juga diceriterakan Abu Hurairah r.a. Rasulullah Shalallaahu Alaihi Wasallam bersabda, “Allah Subhanahu Wa Taala akan berfirman pada Hari Kebangkitan, – Wahai anak Adam, Aku sakit dan engkau tidak menjenguk-Ku.

Manusia akan bertanya, “Wahai Tuhanku, bagaimana aku bisa menjenguk-Mu padahal Engkau adalah Tuhan Semesta Alam?”

Baca juga:

TANDA-TANDA HATI YANG TERKUNCI

Allah akan berfirman, “Tidakkah kamu tahu hamba-Ku si fulan (Ani Yudhoyono: red) sakit tetapi kamu tidak menjenguknya, niscaya kamu akan menjumpai-Ku bersamanya.”

Ihwal Ani Yudoyono sakit, dalam konteks keyakinan Islam adalah ujian. Allah SWT menguji ciptaannya, sesuai dengan kemampuan. Insya Allah, Ani Yudhoyono tergar menghadapi ujian itu.

Hikmah di balik leukemia yang diderita mantan Ibu Negara, merujuk hadist Bukhari cukup jelas, bahwa Tuhan berkendak menghapus kesalahan.

Baca juga:

Manusia Indonesia Hidup Di Tengah Zaman Jababiro

Kitab Sakit, dijabarkan ke dalam 22 bab, memuat 37 hadist. Hadist pertama berbunyi, “Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit, keletihan, kehawatiran dan kesedihan, tidak juga gangguan dan kesusahan bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya.

Penderitaan mantan Ibu Negara, sesuai hadist di atas adalah tanda-tanda diturunkannya pintu pengampunan. Allohush shomad, ayat kedua Al-Ikhlas menuntun, bahwa Tuhan adalah tempat meminta segala sesuatu. Sepenggal artikel ini adalah wujud nyata doaku kepada mantan Ibu Negara.

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi.
Foto     : Ist
infogunungkidul

Recent Posts

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

5 hari ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

6 hari ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

6 hari ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

6 hari ago

Diduga Mencuri Sepeda Gunung, Oknum Anggota SatPol PP Diamankan Polisi

WONOSARI - SABTU PON, Sebuah  tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…

1 minggu ago

DPPPAPPKB dan Polres Gunungkidul Bersinergi Kawal Kasus Asusila Anak di Bawah Umur

GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

1 minggu ago