Foto : Bantenhits.com
WONOSARI-MINGGU PAHING | Bupati Sunaryanta dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2022 belum mengakomodir Peraturan Presiden nomor 82 Tahun 2021.
“Padahal Amanat Perpres 82 tahun 2021 menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah dapat membantu Pendanaan penyelenggaraan pesantren melalui APBD sesuai kewenangannya. Melalui mekanisme hibah,” ujar Suharno, SE wakil ketua DPRD Gunungkidul Minggu 12 Desember 2021.
Menurutnya, Kabupaten Gunungkidul belum mengakomodir pendanaan tersebut melalui APBD yang digunakan untuk penyelenggaraan fungsi pendidikan pesantren baik infrastrukur maupun sarana lainnya.
Kegiatan dakwah, MTQ, Rangkaian Hari Santri mendesak untuk dianggarkan. Termasuk juga Harlah, Haul, PHBI (Peringatan Hari Besar Islam), dan Peringatan Hari Besar Nasional, Budaya dan Fungsi Pemberdayaan Masyarakat.
“Alasan DPRD mendorong pendanaan, karena di pondok pesantren ada unit usaha sebagai pemberdayaan baik untuk santri dan untuk masyarakat umum,” ungkap Suharno. (Bambang Wahyu)
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…