Rasulullah mengalami pembelahan dada sebanyak 3 kali, sementara sejarah yang sampai ke umat Islam, pembelahan dada hanya sekali pada saat beliau masih kecil.
Memang, pembelahan dada pertama dialami Rasulullah saat masih kecil. Yang kedua terjadi pada saat Rasulullah menerima wahyu pertama kali.
BACA JUGA:
Pembelahan dada yang terakhir terjadi pada saat Isra’ Mi’raj. Saat itu Allah menghilangkan kesedihan dan kecemasan di dalam jiwa Rasulullah atas kematian dua orang yang dicintainya.
Sekembali dari Isra’ Mi’raj, Rasulullah ceria dan bersemangat untuk berdakwah dan menyebarkan risalah kenabiannya. Redaksi













