Empat Keistimewaan Isra Mi’raj Menurut Mahasiswa Indonesia di Al Azhar

5905

Peristiwa ini menegaskan, bahwa Baitul Maqdis merupakan tempat yang sangat mulia yang menjadi bumi terakhir yang beliau pijak sebelum berangkat menuju langit saat Mi’raj. Kesucian Baitul Maqdis, merupakan keistimewaan kedua.

Saat ini, Israel melarang kaum muslimin untuk sholat di Tanah Suci tersebut, kemudian mengklaim bahwa ini merupakan tanah suci mereka.

Keistimewaan ketiga, Sebagaimana dijelaskan oleh Syekh Ramadhan Al-Buuthy di dalam kitab berjudul “Fiqh Siirah”, Rasulullah melakukan Isra’ dan Mi’raj ini dengan jasad dan ruh, bukan sekedar mimpi.

Keistimawaan keempat ada di peristiwa pembelahan dada Rasulullah. Hal ini, kata dia, jarang diketahui oleh umat Islam.

BACA JUGA:

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.