OPINI

“GAYA” BUNG HATTA MENGKRITIK SANG PRESIDEN

Drs. Mohammad Hatta, yang lebih dikenal dengan Bung Hatta, adalah Wakil Presiden pertama Republik Indonesia.

Berbeda dengan Wakil Presiden setelahnya, Bung Hatta adalah Pejuang Kemerdekaan, malah sejak masa mudanya, karena kejuangannya, mengakibatkan beliau sempat dipenjara dan diasingkan oleh penguasa kolonial Belanda ke hutan belantara Boven Digul dan ke Banda Neira nun jauh di sana.

 

HARIMAU NGLANGGERAN TURUN GUNUNG

 

Bung Hatta  pula bersama teman seperjuangan sejak muda, yaitu Ir. Soekarno alias Bung Karno, yang memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia pada Jumat 17 Agustus 1945.

Selain dikenal sebagai Pejuang Kemerdekaan dan Proklamator Kemerdekaan, Bung  Hatta dikenal pula sebagai “kutu buku”. Bung Hatta adalah pemikir dan menuliskan pemikirannya. Dan tidak “asbun” (asal bunyi).

Melebihi derajat akademisi ataupun pakar yang dewasa ini banyak pamer bicara, Bung Hatta adalah seorang Intelektual dan Negarawan. Karena itu “gaya” mengkritiknya khas kritikan seorang intelektual dan negarawan.

ALKISAH, pada akhirnya Bung Hatta minta berhenti dari jabatannya sebagai Wakil Presiden. Sesuatu yang mustahil dilakukan oleh seorang yang gila jabatan, gila harta dan gila hormat.

Pasca Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Presiden Soekarno berkuasa dan memerintah secara luar biasa. Parlemen dan Konstituante hasil Pemilu 1955 dibubarkan oleh Bung Karno. Indonesia pun memasuki era Demokrasi Terpimpin.

Maka Bung Hatta pun menulis di dalam Majalah Panji Masyarakat pimpinan Buya Prof. Hamka (Mei 1960) dengan judul DEMOKRASI KITA. Tulisan Bung Hatta itu kemudian dibukukan dalam buku tipis dengan judul yang sama.

Dalam tulisan itu Bung Hatta mengkritik habis-habisan konsepsi dan sistem Demokrasi Terpimpin yang coba diterapkan oleh Bung Karno, teman seperjuangannya, yang umurnya lebih tua satu tahun.

Page: 1 2 3 4

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

1 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

4 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago