Gelar Budaya SMA Dominikus Penguatan Profil Pelajar Pancasila

747

PLAYEN-JUMAT PAHING | Gelar Budaya SMA Dominikus Wonosari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Kamis (29/02/2024). Acara yang digelar di Gedung Olahraga Siyono Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul serta segenap tamu undangan.

Ketua panitia Wara Iswandari mengatakan bahwa Gelar Budaya kali ini menampilkan berbagai macam kesenian diantaranya seni tari yang diikuti oleh semua siswa Dominikus Wonosari, baik TK, SD, SMP, maupun SMA.

“Kegiatan kali ini mengambil tema Membangun Budaya Kolaborasi Untuk Mewujudkan Karakter Pelajar, Roh Pelajar Pancasila,” kata Wara Iswandari.

Berbagi macam tarian ditampilkan dalam Gelar Budaya, diantaranya Tari Lilin, Tari Jawa Elektrika, dan Sendra Tari Babad Alas Nangka Dhoyong.

Dari sekian jenis tari yang ditampilkan, lebih lanjut Wara Menjelaskan, Tari Babad Alas Nangka Dhoyong menjadi salah satu Sendra Tari yang paling banyak mendapat apresiasi oleh para penikmat seni.

Sendra Tari Babad Alas Nangka Dhoyong merupakan tarian yang berasal dari Kabupaten Gunungkidul. Tarian ini mengkisahkan tentang awal mula sejarah berdirinya Gunungkidul yang diawali dari dua tokoh spiritual yakni Ki Demang Wono Pawiro dan Nitisari.

“Sendra Tari Babad Alas Nangka Dhoyong sengaja dipilih karena ada sangkutannya juga dengan P5 kearifan lokal, satu yang menjadi ciri khas dari Gunungkidul adalah Babad Alas Nangka Dhoyong,” jelasnya.

Tarian Babad Alas Nangka Dhoyong, Wara berujar, merupakan tarian pertama yang dikemas dan ditampilkan dalam dunia pendidikan.

“Tari ini sudah sering ditampilkan oleh instansi Pemerintah Gunungkidul, namun dalam tingkat sekolah baru Dominikus yang mengangkat tema tarian ini,” ujarnya

Selain Gelar Budaya SMA Dominikus Wonosari juga menggelar pameran produk UMKM, yang mana pruduk tersebut merupakan hasil karya siswa-siswi di berbagai bidang UMKM.

Dengan adanya Gelar Budaya, diharapkan dapat menumbuh kembangkan karakter siswa sejalan dengan budaya jawa yang memiliki nilai-nilai luhur.

(Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.