Bupati Gunungkidul Apresiasi Sendratari Babad Alas Nongko Dhoyong Siswa Dominikus

532

PLAYEN-JUMAT PAHING | Sendratari Babad Alas Nongko Dhoyong tampil memukau dalam acara gelar budaya kolaborasi yang diadakan oleh SMA Dominikus Wonosari bersama TK dan SD Veritas Bogor, di GOR Serbaguna Siyono, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (29/02/2024).

Pagelaran budaya tersebut merupakan puncak kegiatan Lustrum ke-7 SMA Dominikus Wonosari dan ulang tahun yang ke 58 TK dan SD Veritas Bogor, sekaligus sebagai kegiatan panen raya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Dengan mengusung tema “bangunlah jiwa raganya dan kearifan lokal,” kegiatan tersebut diharap dapat membangun budaya kolaborasi, mewujudkan profil Pelajar Pancasila dengan menampilkan karya seni kolaborasi para siswa sekolah Dominikan di Kabupaten Gunungkidul.

Bupati Kabupaten Gunungkidul melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul Nunuk Setyowati, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta maupun panitia penyelenggara.

“Sukses selalu, semoga pengenalan budaya sejak dini di lingkungan sekolah dapat menjadikan hal positif untuk memajukan Gunungkidul,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Adat Tradisi Lembaga Budaya Seni Kundha Kabudayan Kabupaten Gunungkidul Dwi Pridiani berharap, kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap adat dan budaya yang dimulai sejak dini.

Mengenai penampilan cerita Babad Alas Nongko Dhoyong, Dwi berujar, sangat penting sekali bagi generasi muda terutama anak-anak agar mereka tahu dan mengenal cerita tentang asal mula Gunungkidul utamanya Wonosari.

“Cerita tersebut menggambarkan tentang bagaimana kita bisa berjuang secara gotong royong untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dwi Pridiani.

Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan Wara Iswandari menyampaikan, semua yang ditampilkan pada acara tersebut merupakan hasil karya anak-anak pelajar SMA Dominikus Wonosari dan TK SD Veritas Bogor.

“Itu merupakan karya dari P5 dan PKWU, ada produk makanan, sabun lukisan dan ada ekoprin juga,” ujar warga.

Pada puncak acara, kolaborasi siswa menampilkan sendratari Babad Alas Nongko Dhoyong. Penampilan yang cantik serta pembawaan yang sangat menjiwai ditunjukkan oleh masing-masing siswa sesuai peran yang mereka bawakan.

Acara berjalan sukses dan diakhiri dengan pengundian dorprise dengan hadiah utama dua sepeda gunung serta puluhan hadiah menarik lainnya.

(A.YL)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.