HUT PMI Ke 75, Relawan Dihantui Pemakaman Jenazah Standar Covid

130

Wonosari – Senin kliwon | Palang Merah Indonesia (PMI) merayakan hari ulang tahun yang ke-75, pada 17 September 2020. Meski  perayaan HUT PMI tahun ini lebih sederhana, namun para relawan selalu sehat dan tetap semangat dalam kinerjanya guna menunaikan kewajiban.

Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo mengatakan, lantaran pandemi korona, perayaannya HUT PMI Ke-75 tahun ini hanya sebatas potong tumpeng saja. Relawan pun tetap melakukan kewajiban penanggulangan, pencegahan, penjemputan maupun pemakaman jenazah sesuai dengan protokol Covid-19.

“Jelas berat perayaan pada tahun ini bagi para relawan, karena di atas pundak mereka masih harus turut serta dalam proses pemakaman maupun proses pencegahan Covid-19,” katanya, Minggu (20/09/2020).

Hngga saat ini, dikatakan Iswandoyo, para relawan telah memakamkan sebanyak 183 jenazah dengan standar Covid-19. Lalu, untuk antar jemput pasien positif PMI telah melakukan sebanyak 63 kali. Penjemputan dilakukan mulai dari rumah pasien menuju Wanagama, atau pun dari rumah menuju ke RSUD.

“Tentu fisik para relawan sudah cukup lelah. Apalagi saat ini anggaran yang dimiliki untuk penanggulangan covid19 untuk PMI sudah cukup menipis,” tambahnya.

Untuk itu, lebih lanjut dikatakan Iswandoyo, lantaran pertimbangan anggaran yang kian menipis dan juga intensitas pemakaman yang makin sedikit maka pihaknya mengambil kebijakan pengurangan relawan standby.

“Dengan kemampuan seadanya kami akan lakukan,” ujarnya.

Tahun ini, terang Iswandoyo, PMI berhasil mengumpulkan Rp 428 juta yang diperoleh dari bulan dana. Meskipun target hanya Rp 400 juta, namun bulan dana tahun ini mengalami penurunan dibandikan tahun lalu yakni, Rp 478 juta.

“Biasanya anggaran ini untuk kegiatan kepalang merahan, misalnya untuk proses donor darah, atau yang lainnya,” pungkas Iswandoyo. (Hary)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.