PEMERINTAHAN

Intelektual Gunungkidul Soroti Penggunaan Istilah Dewan Pesantren

GUNUNGKIDUL-MINGGU PAHING | Dr. Tugiman, akademisi asal Kedungpoh Nglipar Gunungkidul, guru besar Universitas Pajajaran Bandung mengulas perbedaan pandangan antara Eksekutif dan Legeslatif soal istilah Dewan Pesantren yang termuat di dalam Raperda 2022.

“Semua pihak sebaiknya memahami filosofi dan substansi Perda tersebut secara utuh.

Perda Pesantren 2022 bertolak dari UU Pesantren, sehingga kelembagaan yang dibentuk tidak boleh bertentangan dengan kelembagaan yang digariskan UU sebagai payung hukumnya.

Dewan Pesantren sejatinya mengadopsi Dewan Pendidikan yang dibentuk berdasarkan UU Sisdiknas, sehingga keanggotaan dan fungsi idealnya mirip dengan Dewan Pendidikan.

Kalau nomenklaturnya disebut sebagai Dewan Pakar, seyogyanya tidak diisi oleh pejabat struktural Pemda, tetapi oleh personal yang ahli di bidangnya,” tulis Dr. Tugiman melalui aplikasi WhatsApp,” Sabtu 13-8-2022.

Dewan Pesantren menurut Dr. Tugiman tidak perlu diisi personil terlalu banyak.

“Sedikit saja, yang penting berkualitas, efektif dan efisien. Personil banyak justru membebani organisasi dan tidak efisien. Terlebih kalau sekedar seremonial dan tampung pesanan atau kepentingan,” tegasnya.

Aris Suryanto, tidak atas nama Sekretaris Dinas Kominfo, tetapi atas nama pribadi, ikut memberikan sumbang pikir, bahwa penggunaan istilah Dewan Pakar Pesantren tidak tepat.

Menurut Aris Dewan Pakar itu seharusnya dari unsur profesional. Kalau yang memberi fasilitas memang pemerintah, tapi yang membuat rumusan kebijakan adalah para ahli agar fasilitas yang duberikan oleh pemerintah benar-benar tepat.

Aris Suryanto meragukan tingkat keahlian para pejabat struktural. Sejauh mana kepakaran mereka sulit diukur.

“Lebih tepatnya, kalau konteksnya adalah sebagai payung hukum, maka Dewan Pesantren diganti dengan Dewan Pembina Pesantren,” usulnya.

Menurut Aris Suryanto, soal Dewan Masyayikh, di dalam Raperda 2022 tidak perlu disebutkan karena secara melekat setiap lembaga pesantren pasti memilikinya.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

1 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

4 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago