Categories: PERISTIWA

Intensitas Hujan Durasi Lama Beberapa Wilayah Gunungkidul Diterjang Longsor

NGLIPAR, RABU PON-Intensitas hujan dalam durasi lama terjadi di Gunungkidul, 21-22 Januari 2019 menyebabkan beberapa wilayah terdampak bencana pohon tumbang hingga longsor. Seperti halnya dialami Jumingan (52) warga Padukuhan Geger 08/04, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, tembok belakang rumahnya jebol diterjang longsoran tanah dan batu setinggi 8 meter, Selasa, (22/01) pukul 18.40 WIB.

Muryanto, S.Sos, Kasi Pemerintahan Desa Pengkol menjelaskan, peristiwa longsornya tanah sepanjang 8 meter dengan tinggi 8 meter tersebut terjadi, setelah wilayah Kecamatan Nglipar diguyur hujan selama 13 jam.

“Penyebab longsor karena tanah yang labil terkena hujan seharian tanpa henti,” jelasnya, Rabu, (23/01).

Muryanto menambahkan, jarak longsoran tanah dengan rumah Jumingan sekitar 1,5 meter. Saat peristiwa terjadi material tanah dan bebatuan yang runtuh menghantam tembok permanen di bagian dapur.

Kuatnya hantaman material longsor mengakibatkan tembok rumah ambrol. Kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Namun demikian peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa.

Untuk mengantisipasi longsor susulan keluarga Jumingan diungsikan kerumah anaknya, karena kebetulan jarak tempat tinggal dengan anaknya tidak terlalu jauh.

Lebih lanjud Muryanto menjelaskan, 3 rumah yang berada disamping rumah Jumingan juga terancam susulan longsor, karena tanah sepanjang kurang lebih 25-30 meter kondisinya sudah retak.

“Untuk penanganan dan antisipasi pihak Pemerintah Desa sudah menghubungi Tagana dan BPBD,” ungkapnya.

Sementara itu di wilayah Kecamatan Ponjong, talud jalan longsor sepanjang 41 meter dengan ketinggian 3 meter di jalan Payak-Ampelombo Desa Sumbergiri. Kerugian akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta. Selain itu akses lalu lintas di sekitar lokasi kejadian saat ini masih terganggu.

Camat Ponjong Johan Eko Sudarto, S.Sos, MH menjelaskan, untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan sementara waktu di lokasi kejadian diberi garis Polisi dan rambu peringatan. Selain itu, tonase kendaraan yang akan melintas juga dibatasi.

“Telah kita koordinasikan bersama Pemerintah Desa Sumbergiri, Tagana dan BPBD. Bupati juga telah kita sampaikan pemberitahuan,” jelasnya. (Ag/ig)

infogunungkidul

Recent Posts

Polres Gunungkidul akan Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Brutal Terhadap Seorang Remaja di Wonosari

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…

2 hari ago

Remaja di Gunungkidul Dikeroyok, Disiram Miras, Luka Dilumuri Garam

WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…

3 hari ago

Kliwon Ditemukan Selamat di Hutan Sanglor

GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…

7 hari ago

Seorang Pria ODGJ Ditemukan Gantung Diri

GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…

1 minggu ago

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

4 minggu ago