Inti Rasulan: Wèwèh, Diperkaya Aneka Hiburan

187

PATUK – Rabu Legi | Upacara Merti Dusun, Bersih Dusun, atau Rasulan tidak pernah berubah. Upacara tersebut  berkaitan dengan pandangan masyarakat agraris (pertanian). Yang berubah adalah asesoris alias rangkaian variasi digagas di belakang Rasulan.

Contoh paling aktual, menurut catatan Joko Priyatmo (Jepe) adalah yang akan diselenggarakan di Padukuhan Jelok, Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Minggu Kliwon 14 Juli besok.

Teater Bahasa Jawa Gelar Panggung Air

“Upacara inti Rasulan itu adalah wèwèh, sedekah, atau memberi bantuan makanan kepada para pihak yang dipandang kurang mampu,” ujar Jepe (10/7).

Karena alasan pengembangan Kebudayaan, masyarakat pada umumnya, wabil khusus warga Jelok, Beji, kata Jepe, menambah rangkaian kegiatan Rasulan agar menarik perhatian banyak orang.

“Walaupun faktanya, Rasulan belum mampu menarik minat wisatawan domestik, apalagi mancanegara,” ulasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.