PATUK – Rabu Legi | Upacara Merti Dusun, Bersih Dusun, atau Rasulan tidak pernah berubah. Upacara tersebut berkaitan dengan pandangan masyarakat agraris (pertanian). Yang berubah adalah asesoris alias rangkaian variasi digagas di belakang Rasulan.
Contoh paling aktual, menurut catatan Joko Priyatmo (Jepe) adalah yang akan diselenggarakan di Padukuhan Jelok, Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Minggu Kliwon 14 Juli besok.
“Upacara inti Rasulan itu adalah wèwèh, sedekah, atau memberi bantuan makanan kepada para pihak yang dipandang kurang mampu,” ujar Jepe (10/7).
Karena alasan pengembangan Kebudayaan, masyarakat pada umumnya, wabil khusus warga Jelok, Beji, kata Jepe, menambah rangkaian kegiatan Rasulan agar menarik perhatian banyak orang.
“Walaupun faktanya, Rasulan belum mampu menarik minat wisatawan domestik, apalagi mancanegara,” ulasnya.
Page: 1 2
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…