SAPTOSARI-JUMAT KLIWON | Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana Kapanewon Saptosari, Patwara Wibawa menyatakan, tahun 2022 wilayah kerjanya akan mempertahankan status stunting nol persen.
Selaku Koordinator PKB Patwara Wibawa mewilayahi tujuh Kalurahan meliputi Krambilsawit, Nlgora, Jetis, Kepek, Kanigoro, Monggol, serta Planjan.
Setiap Kalurahan ada Tim Pendamping guna mengarahkan masyarakat agar tidak terjadi bayi lahir dalam kondisi stunting.
“Mereka adalah Bidan selaku koordinator mendampingi PKK dan Kader KB,” ujar Patwara Wibawa, di Kantor Kapanewon Saptosari, 14-1-2022.
Soal ketersediaan Bidan selaku pendamping untuk mengantisipasi 144 Kalurahan, menurut Patwara Wibawa lebih dari cukup.
Dia mengutip dokumen bahwa jumlah bidan seluruh kabupaten Gunungkidul tahun 2020 417 orang.
Berbicara soal penyebab bayi lahir stunting Patwara Wibawa menyatakan banyak faktor.
Di antaranya kurang asupan gizi serta kelahiran yang tidak dikehendaki.
“Oleh sebab itu sosialisasi pengendalian stunting sasaran utamanya ibu muda yang hamil pertama dan calon pengantin,” terang Patwara.
Dia berharap 17 Kapanewon di Gunungkidul melakukan kegiatan yang sama, sehingga laju bayi lahir stunting tahun 2022 menjadi nol persen. Untuk Kapanewon Saptosari targetnya memang begitu, tandas Patwara Wibawa. (Bambang Wahyu)
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…