Drs. Supriyadi, politisi Partai Amanat Nasional anggota DPRD Gunungkidul menyatakan bahwa gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) hasil rekrutmen 2021 sebesar Rp 29 milyar membebani APBD 2022.
“Itu belum ditambah dana tenaga kesehatan Covid-19 yang tentunya akan makin memberatkan APBD 2022. Akan menjadi beban kalau OPD pengampu tidak serius bekerja,” ujar Supriyadi di Gedung Dewan, (14-1-2022).
Supriyadi menyarankan, Eksekutif harus melakukan efisiensi. Kegiatan yang tidak prioritas perlu ditunda.
Selebihnya, demikian dia menjelaskan, harus ada terobosan menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Hal itu bisa dilakukan dalam APBD perubahan yang dibahas bersama DPRD,” terang Supriyadi.
Dia tidak menjelaskan secara teknis sektor mana saja yang bisa menambah besaran APBD.
Secara ringkas dia hanya menyebut, “dari sektor pajak dan retribusi,” ucapnya.
Menurut sejumlah pengamat, saran politisi PAN sangat sederhana dan masuk akal, sepanjang obyek pajak dan retribusi masih banyak yang belum terurus seluruhnya.
“OPD pemangku kepentingan tinggal melakukan pengumpulan data dan melakukan kegiatan sapu bersih,” kata para pengamat. (Bambang Wahyu)
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…