WISATA

Mungkinkah PAD Pariwisata Digali Optimal

WONOSARI-SABTU LEGI | Tahun 2015, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul pernah menyajikan data jumlah rumah makan, bar, cafe, pusat penjualan makanan.

Daftar yang diumumkan antara lain: Resto dan Rumah Makan 107, Rumah Makan Kawasan Pesisir 45, Rumah Makan dan Pemancingan 15, Jasa Boga 73, Pusat Oleh-oleh 13, serta Cafe 2 unit.

Data di atas menurut Kepala Dinas Pariwisata Mohamad Arif Aldian sedang dikebut diperbaharui.

“Ini teman-teman sedang updating data, masih dalam proses,” kata Kadis Pariwisata Mohamad Arif Aldian, di ruang kerjanya, 14-1-2022.

Sementara itu, elemen pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata mencakup empat hal: 1 pajak hotel, 2. pajak restoran, 3. retribusi penginapan dan pesanggrahan / vila, serta 4. retribusi tempat wisata dan olahraga.

Menurut Kadinas Pariwisata, di masa pandemi elemen yang memungkinkan digali secara optimal adalah pajak hotel dan restoran.

“Itu yang paling mungkin untuk meningkatkan PAD dari sektor pariwisata,” ucapnya.

Diminta merinci estimasi potensi kenaikan pajak hotel dan restoran tahun 2022, Mohamad Arif tidak bersedia, meski pada laporan tahun 2021 pajak hotel tercatat Rp 738 juta lebih, dan pajak restoran sebesar Rp 3,2 milyar lebih.

Berbeda sudut pandang, anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi PKS Ari Siswanto menyatakan, bahwa yang paling mungkin untuk ditingkatkan adalah elemen retribusi dan tempat rekreasi.

“Tetapi peningkatan itu bisa terjadi dan bisa dilakukan dalam situasi non pandemi,” tuturnya di Gedung Dewan.

Target PAD pariwisata 2022 Rp 27 milyar. Ari Siswato tidak menafikan bahwa bisa digenjot menjadi Rp 35 atau bahkan Rp 40 milyar.

Terkait pernyataan, baik Kadinas Pariwisata maupun Ari Siswanto adalah tanggapan atas sentilan politisi Partai Amanat Nasional, Drs. Supriyadi yang mendorong bahwa Pemda harus menaikkan PAD dari sektor pariwisata untuk menopang beban APBD 2022, karena gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tidak lagi ditanggung Pusat. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 hari ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

4 hari ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

1 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

1 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

2 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago