Kekeringan Melanda Wilayah Gunungkidul, Gerakan Pramuka Kwarda DIY Terpanggil

1815

Koordinator penyaluran air besih Hanggoro Adiyanto di tempat yang sama kepada sejumlah awak media mengungkapkan, gerakan Pramuka Kwarda DIY sebelumnya telah menjalin koordinasi dengan Pramuka Kwarcab Gunungkidul untuk melakukan pendataan kebutuhan air bersih.

Beberapa lokasi, dijelaskan secara rinci oleh Hanggoro, di antaranya Kecamatan Tepus dan Patuk. Dipilihnya wilayah tersebut menurutnya berdasarkan permohonan dari beberapa pengurus dan Pembina Pramuka.

VIDEO TERKAIT:

“Tidak menutup kemungkinan sebaran lokasi akan bertambah di kecamatan lain bahkan Kwarcab lain yakni Bantul, Kulonprogo, maupun Sleman,” ungkap Hanggoro Adiyanto.

Hanggoro Adiyanto juga menyampaikan bahwa kegiatah penyaluran air bersih telah dilaksanakan sejak hari Selasa, (3/9) lalu. Dengan harapan air bersih dapat digunakan masyarakat secara bersama-sama.

Sumber dana penyaluran air bersih, dikatakan Hanggoro, didapatkan melalui donasi anggota yang terkumpul, baik pengurus dan purna Pramuka di DIY serta beberapa sumber donasi perseorangan maupun komunitas di luar unsur Pramuka.

Menurutnya Donasi masih dibuka. Hanggoro juga melaporkan bahwa saat ini telah tersalurkan 30 tangki, dari 60 tangki yang rencanakan. (red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.