PEMERINTAHAN

Kelompok Wanita Tani Yang Diperhatikan Dinas Pertanian dan Pangan Sangat Sedikit

GUNUNGKIDUL-RABU PON | Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Ir. Luh Gde Suastini menyatakan, Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dibina belum banyak. Hingga tahun 2022 baru 7 KWT kategori Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Sementara jumlah Kalurahan 144 dan 1.431 Padukuhan. Pelaku KWT meminta pembinaan itu merata, supaya keadilan sosial bagi seluruh rakyat GunungkIdul tercapai.

“Anggota tiap KWT jumlahnya 20 sampai dengan 30 orang,” tulis Ir. Luh Gde Suastini melalui aplikasi WhatsApp, 19-10-2022.

KWT yang dibina Dinas Pertanian Pangan, lanjut Luh Gde syaratnya mengajukan proposal, disurvey dan harus memenuhi ketetapan kriteria penerima bantuan sesuai juknis program.

Jika KWT tidak bisa membuat, menurut Luh Gde Suastini dapat minta tolong PPL Pendamping masing2 Kalurahan, karena kelompok sudah punya regester dan terdaftar di aplikasi simluhtan.

Dijelaskan secara rinci, bantuan itu sebesar Rp 15.000.000 per KWT. Tujuh kelompok yang telah menerima bantuan antara lain: 1. KWT Duwet, Jeruk Wudel, Girisubo; 2. KWT Khusnul khatimah, Sambeng, Ngalang, Gedangsari; 3. Berkah Wanita, Banjardowo, Gedangrejo, Karangmojo; 4. Sentul Sari, Sambeng 2, Sambirejo, Ngawen; 5. Ngudi Lestari, Kepek, Saptosari; 6. Rejeki Laris, Prau, Girimulyo, Panggang: dan 7. KWT Ngudi Rejeki, Duwet, Karangwuni, Kapanewon Rongkop.

Kegiatan KWT yang belum ditangani Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, “Menurut saya memang seharusnya masyarakat sendiri yang bergerak, tidak harus menunggu kalau ada bantuan. Tentunya itu akan mempunyai nilai plus tersendiri,” ulas Luh Gde Suastini.

Sesungguhnya bukan soal bantuan, tetapi masalah pembinaan. Masyarakat berharap, Dinas Pertanian tidak terpaku pada proposal. Artinya, KWT yang tidak mengajukan proposal, lalu oleh dinas dibiarkan tidak dibina.

Menurut sebagian besar tokoh KWT, stimulan bantuan 15 juta rupiah tidak begitu penting,” yang prinsip, pembinaan merata di seluruh Desa, syukur sampai Padukuhan,” pinta mereka.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

3 jam ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

2 hari ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

1 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

1 minggu ago

Seorang Karyawan Diduga Gelapkan Sejumlah Barang, Toko Grosir Batik di Jalan Wonosari Rugi Puluhan Juta

BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…

1 minggu ago

Keselamatan & Perlindungan Jurnalis akan jadi Pembahasan Utama Silatnas Pendiri IWO

PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…

2 minggu ago