Jamin, yang saat itu mendampingi Wardoyo, malah mengaku, bahwa jabatan yang disandang Ketua Team Penebangan hanya formalitas. Dia mengaku tidak tahu apa-apa.
Dalan membaca laporan keuangan, Wardoyo sempat terbata-bata, karena hanya ditulis tangan dan banyak coretan. Sesekali dia mengerutkan dahi karena harus membaca tulisan yang sepertinya kurang jelas.
Pertemuan Rabu 26/02/20 tidak membuahkan hasil. Warga bubar dengan rasa dongkol. Basuki atas nama petani, meminta Wardoyo untuk segera membuat laporan tertulis.
“Senin, 02/03/20, laporan tertulis itu harus dibagikan kepada 61 warga yang hadir di balai Desa Kedungpoh saat ini,” pinta Basuki Rahmat mewakili petani.
Kades Kedungpoh secara tegas menyatakan, bahwa warganya berada pada pihak yang benar.
Sampai di mana pun, warga Nglorog akan dibela habis-habisan. (Bambang Wahyu Widayadi)












