Sajian berupa paket kopi tubruk, ini penjelasan Santi, pramuniaga Kapé, pengunjung bisa memilih gula batu, atau gula pasir, dengan aneka camilan goreng berupa mendoan serta bakwan jagung.
Bertamu di siang hari, meski terik matahari akan terasa sejuk, karena kompleks Kapé terdapat hamparan sawah 6.000 meter persegi, menghijau sepanjang tahun.
“Panen padi bisa 3 (tiga), bahkan 4 (empat) kali sebanyak 60 karung gabah basah,” timpal Ngatiran, ayah Kandung Agus Rianto.
Sungguh, kolaborasi kreatif, yang jarang ditemukan, komentar Mudilestari, pengamat pariwisata Gunungkidul. Dia nencatat, dalam waktu dekat, Kapé segera akan dilaunching.
Bambang Wahyu Widayadi
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…